Mengapa kurikulum perlu diubah ?

Mengapa kurikulum perlu diubah ?
Perlukah perubahan kurikulum

Perubahan dalam kurikulum

Perubahan merupakan salah satu hal yang tak dapat dihindari dalam kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Kurikulum, sebagai salah satu elemen utama dalam sistem pendidikan, senantiasa mengalami perubahan seiring dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Kurikulum merupakan panduan yang mengatur materi pembelajaran, metode pengajaran, dan tujuan pendidikan. Perubahan dalam kurikulum terjadi sebagai respons terhadap perkembangan zaman, kebutuhan masyarakat, dan tuntutan global

Kurikulum adalah cermin dari visi dan misi pendidikan suatu negara. Ia mencerminkan tujuan dan nilai-nilai yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran. Namun, apa yang relevan dan penting dalam pendidikan pada masa lalu mungkin tidak lagi relevan di zaman yang terus berubah. Perubahan dalam kurikulum adalah sebuah keharusan untuk menjaga agar pendidikan tetap relevan dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Kodrat alam dan Kodrat Zaman

Ki Hadjar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional Indonesia, memiliki pandangan yang relevan dalam konteks ini. Ia membagi manusia menjadi dua entitas, yakni kodrat alam dan kodrat zaman. Ia mengatakan, “Kodrat alam adalah sesuatu yang ada dalam batin manusia, seperti akal, jiwa, rasa, dan pikiran. Kodrat zaman adalah segala yang berasal dari perkembangan alam dan kehidupan manusia sehubungan dengan kemajuan zaman.” Pendapat ini menunjukkan bahwa manusia memiliki potensi alamiah yang perlu dikembangkan melalui pendidikan, tetapi juga harus responsif terhadap perubahan zaman.

Dalam konteks ini, perubahan kurikulum menjadi penting untuk mengikuti perkembangan kodrat zaman. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, transformasi sosial, dan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam adalah beberapa faktor yang mendorong perubahan dalam kurikulum.

Perkembangan teknologi merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi perubahan kurikulum. Dalam beberapa dekade terakhir, dunia telah menyaksikan lonjakan besar dalam inovasi teknologi. Internet, komputasi, dan teknologi digital lainnya telah mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi. Dalam era digital ini, pengetahuan dan keterampilan teknologi menjadi penting agar siswa dapat siap menghadapi tantangan di dunia nyata. Oleh karena itu, kurikulum perlu diperbarui untuk mencerminkan perubahan ini dan memasukkan mata pelajaran yang relevan dengan teknologi, seperti pemrograman komputer, literasi digital, dan kecerdasan buatan.

Selain itu, transformasi sosial juga berperan dalam perubahan kurikulum. Nilai-nilai, norma, dan tuntutan masyarakat terus berubah seiring dengan perubahan sosial. Kurikulum harus mencerminkan perubahan ini dan mempersiapkan siswa untuk hidup dalam masyarakat yang beragam dan dinamis. Misalnya, pendidikan tentang keragaman budaya, kesetaraan gender, inklusi, dan keterampilan interkultural menjadi semakin penting dalam kurikulum saat ini. Perubahan ini bertujuan untuk membentuk generasi yang dapat menghargai perbedaan, berkomunikasi dengan baik, dan menjadi pemimpin yang inklusif di masa depan.

Perubahan dalam kurikulum juga terkait dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Dunia kerja terus berubah dan membutuhkan keterampilan yang berbeda. Kurikulum harus merespons kebutuhan tersebut dan menyediakan siswa dengan keterampilan yang relevan dan dapat diterapkan di dunia nyata. Menteri Pendidikan Nasional, Nadiem Makarim, berpendapat bahwa pendidikan harus mengarah pada penguasaan keterampilan yang dibutuhkan oleh pasar kerja saat ini dan mendatang. Ia menyebutkan, “Kurikulum harus mempersiapkan siswa untuk mampu beradaptasi, berinovasi, berkolaborasi, dan berkomunikasi dengan baik.”

Pendapat Nadiem Makarim mencerminkan pentingnya mempersiapkan siswa dengan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja. Dalam era globalisasi dan persaingan global yang semakin ketat, siswa harus memiliki keterampilan yang memungkinkan mereka untuk bersaing secara efektif dan berkontribusi dalam masyarakat. Keterampilan seperti pemecahan masalah, kreativitas, kritis berpikir, kolaborasi, dan komunikasi menjadi semakin penting. Dalam kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat ini, siswa dapat memperoleh keterampilan tersebut dan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan masa depan.

Kesimpulan

Perubahan dalam kurikulum adalah sebuah keniscayaan dalam dunia pendidikan. Perubahan ini muncul sebagai respons terhadap perkembangan zaman, kebutuhan masyarakat, dan tuntutan global. Seperti yang dikatakan oleh Ki Hadjar Dewantara mengenai kodrat alam dan kodrat zaman, pendidikan harus mengembangkan potensi terbaik manusia dan menanggapi perubahan zaman. Pendapat Nadiem Makarim juga menyoroti pentingnya kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan pasar kerja. Dengan terus mengubah dan memperbarui kurikulum, pendidikan dapat menjadi wahana yang efektif untuk mempersiapkan siswa menjadi individu yang berkembang dan siap menghadapi masa depan yang dinamis.

Teacher

Unleashing the potential of education through technology.

You might also like